Menu

Dark Mode
Selama 15 Tahun Jalan Poros Kelurahan Di Lampung Tengah Terabaikan LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Dukung Penuh PT. Brantas Abipraya (Persero) Tuntaskan Irigasi untuk Ketahanan Pangan Lampung BPD HIPMI Lampung Komitmen Perkuat Digitalisasi Pasar Tradisional Online Dukung UMKM Lokal LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Desak Kementerian PUPR Cabut Kontrak PT. Brantas Abipraya (Persero) LSM TRINUSA Gelar Unjuk Rasa, Desak Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan dan Pajak Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus, Aktivis Mahasiswa Himbau Tuntaskan Tanpa Pandang Bulu

Daerah

Selama 15 Tahun Jalan Poros Kelurahan Di Lampung Tengah Terabaikan

badge-check


Selama 15 Tahun Jalan Poros Kelurahan Di Lampung Tengah Terabaikan Perbesar

Wartakotapost.com, Gunung Sugih – Selama lebih dari 15 tahun, jalan poros di Kelurahan Komering Agung dibiarkan dalam kondisi rusak parah tanpa perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (15/2/2026).

Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Komering Agung, Ahyat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan proposal pembangunan dan perbaikan jalan, baik melalui musrenbang maupun secara langsung ke dinas terkait. Namun hingga kini, belum ada realisasi.

“Sudah berapa kali kami ajukan proposal, baik lewat musrenbang maupun secara langsung. Tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut yang nyata. Kondisi jalan ini sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan warga,” ujar Ahyat.

Menurutnya, jalan poros tersebut merupakan akses vital masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan.

Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Sebaliknya saat kemarau, debu tebal dan batu berserakan mengancam keselamatan pengendara.

Ahyat juga mengingatkan bahwa Komering Agung memiliki kontribusi besar dalam sejarah pemerintahan daerah. Saat ibu kota kabupaten dipindahkan dari Metro ke Gunungsugih, masyarakat Komering Agung menghibahkan lahan lebih dari 30 hektare.

Di atas lahan hibah tersebut kini berdiri kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan.

“Komering Agung punya sejarah dalam pembentukan ibukota kabupaten ini. Tanah lebih dari 30 hektare warga hibahkan untuk pembangunan komplek perkantoran Pemkab yang sudah berdiri. Artinya, sudah sewajarnya Komering Agung tidak absen dalam agenda pembangunan setiap tahunnya,” tegasnya.

Warga berharap Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, dapat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami tidak meminta yang berlebihan. Kami hanya ingin jalan yang layak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Semoga ini menjadi atensi khusus Bupati,” pungkas Ahyat. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Dukung Penuh PT. Brantas Abipraya (Persero) Tuntaskan Irigasi untuk Ketahanan Pangan Lampung

9 February 2026 - 12:23 WIB

BPD HIPMI Lampung Komitmen Perkuat Digitalisasi Pasar Tradisional Online Dukung UMKM Lokal

5 February 2026 - 17:13 WIB

LSM TRINUSA Gelar Unjuk Rasa, Desak Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan dan Pajak

2 February 2026 - 22:41 WIB

Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus, Aktivis Mahasiswa Himbau Tuntaskan Tanpa Pandang Bulu

30 January 2026 - 22:52 WIB

Perkuat Konsolidasi Strategi Pemenangan, Pengurus DPW PSI Lampung Hadiri Rakernas PSI Pusat

30 January 2026 - 20:39 WIB

Trending on Politik