Wartakotapost.com, Bandar Lampung – PT Grand Modern Indonesia menggelar kegiatan buka puasa bersama (iftar) dalam suasana penuh kebersamaan di Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara dunia usaha, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dilakukan dikediaman bapak Sukaryadi selaku Owner PT Grand Modern Indonesia serta selaku CEO Benneli Lampung yang juga merupakan Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung.
Ia menyampaikan bahwa buka bersama ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi pada bidang perekonomian lampung.
“Kita kumpul bersama, dengan kawan-kawan pengusaha. Mulai dari sini kebersamaan kita bangun. Ada juga rekan partai psi. ini akan menjadi kunci membangun sinergi yang saling memajukan,” ujarnya.
Turut hadir pula Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung Randy Adytia Gumay bersama Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung Johan Alamsyah, serta para tamu undangan lainnya yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Randy menegaskan bahwa momentum buka bersama pada bulan suci ramadhan dapat membawa dampak positif, terutama energi baru bagi partai PSI Bandar Lampung apabila terus saling bersinergi.
“Yaa kita bangun selalu kekeluargaan ini, dengan satu profesi dapat menjadi satu misi untuk kedepan, khususnya membawa dampak positif bagi partai psi,” tegas Randy.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan iftar berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antar berbagai pihak.
Owner PT Grand Modern Indonesia, Sukaryadi, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi dan mempererat kebersamaan, khususnya di momentum bulan Ramadan yang penuh berkah.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai solidaritas, kepedulian sosial, serta kebersamaan di tengah masyarakat Kota Bandar Lampung dapat terus terjaga dan semakin kuat. (*)














