Menu

Dark Mode
LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025, Diduga Boros, Mark-Up dan Belanja Umroh Rp3,57 Miliar LSM PAGAR Lampung Sorot Pengelolaan Anggaran Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Pesawaran, Diduga Boros, Mark-Up, dan Dugaan Abaikan Target PAD LSM PAGAR Lampung Sorot LHKPN Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung, Dugaan Tidak Laporkan Seluruh Aset LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Gelar Kejuaraan Cabang, Fokus Seleksi Atlet Berkualitas dan Profesional Soliditas BPD HIPMI Lampung Jelang Kontestasi MUNAS BPP ke-18

Daerah

Selama 15 Tahun Jalan Poros Kelurahan Di Lampung Tengah Terabaikan

badge-check


Selama 15 Tahun Jalan Poros Kelurahan Di Lampung Tengah Terabaikan Perbesar

Wartakotapost.com, Gunung Sugih – Selama lebih dari 15 tahun, jalan poros di Kelurahan Komering Agung dibiarkan dalam kondisi rusak parah tanpa perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (15/2/2026).

Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Komering Agung, Ahyat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan proposal pembangunan dan perbaikan jalan, baik melalui musrenbang maupun secara langsung ke dinas terkait. Namun hingga kini, belum ada realisasi.

“Sudah berapa kali kami ajukan proposal, baik lewat musrenbang maupun secara langsung. Tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut yang nyata. Kondisi jalan ini sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan warga,” ujar Ahyat.

Menurutnya, jalan poros tersebut merupakan akses vital masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan.

Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Sebaliknya saat kemarau, debu tebal dan batu berserakan mengancam keselamatan pengendara.

Ahyat juga mengingatkan bahwa Komering Agung memiliki kontribusi besar dalam sejarah pemerintahan daerah. Saat ibu kota kabupaten dipindahkan dari Metro ke Gunungsugih, masyarakat Komering Agung menghibahkan lahan lebih dari 30 hektare.

Di atas lahan hibah tersebut kini berdiri kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan.

“Komering Agung punya sejarah dalam pembentukan ibukota kabupaten ini. Tanah lebih dari 30 hektare warga hibahkan untuk pembangunan komplek perkantoran Pemkab yang sudah berdiri. Artinya, sudah sewajarnya Komering Agung tidak absen dalam agenda pembangunan setiap tahunnya,” tegasnya.

Warga berharap Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, dapat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami tidak meminta yang berlebihan. Kami hanya ingin jalan yang layak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Semoga ini menjadi atensi khusus Bupati,” pungkas Ahyat. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025, Diduga Boros, Mark-Up dan Belanja Umroh Rp3,57 Miliar

18 April 2026 - 02:06 WIB

LSM PAGAR Lampung Sorot Pengelolaan Anggaran Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Pesawaran, Diduga Boros, Mark-Up, dan Dugaan Abaikan Target PAD

18 April 2026 - 01:54 WIB

LSM PAGAR Lampung Sorot LHKPN Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung, Dugaan Tidak Laporkan Seluruh Aset

18 April 2026 - 01:24 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

17 April 2026 - 22:21 WIB

ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Gelar Kejuaraan Cabang, Fokus Seleksi Atlet Berkualitas dan Profesional

16 April 2026 - 23:46 WIB

Trending on Daerah